BLOG

Memory of

a Lifetime.

Masih Muda Tapi Ingin Punya Properti? Begini Caranya!

Bagi kebanyakan anak muda, satu-satunya hal yang menarik tentang memiliki properti adalah bagaimana menyenangkannya bisa mengatur interior apartemen atau rumah sendiri. Seiring berjalannya waktu, kesadaran generasi muda untuk memiliki hunian sendiri semakin tinggi. Bukan sekadar untuk meningkatkan gengsi, rumah dan apartemen kini mulai diincar sebagai investasi.


Jika kamu masih berusia muda, terutama di bawah 30 tahun, kesempatan untuk punya properti terbuka lebar. Lalu, bagaimana cara mewujudkannya?


Mengontrak Bukan Cara Tepat untuk Berhemat



Karena belum memiliki rumah, banyak anak muda yang memilih untuk menyewa apartemen. Padahal, biaya sewa ini bisa menjadi sumber terbesar pengeluaranmu. Menurut Zillow, sebuah situs properti, menyewa rumah tinggal bisa menyita 30% dari penghasilan bulanan seseorang. Jumlah ini adalah angka yang sama yang bisa kamu bayarkan untuk cicilan seandainya kamu memilih untuk membeli apartemen atau rumah.


Kalau tidak tinggal dengan keluarga atau lokasi kerja jauh dari rumah, sewalah kamar yang praktis dan terjangkau. Selain tidak menguras penghasilan, kamu juga lebih mudah mengurus serta mengisinya dengan perabotan.


You’re Your Best Financial Planner!



Banyak anak muda yang gagal mewujudkan mimpi punya apartemen sendiri karena tidak pandai mengelola keuangan. Ketika kamu bermimpi, barengi juga dengan komitmen. Caranya tentu saja mengatur keuangan dengan baik. Pastikan angka belanja bulananmu sesuai dengan yang direncanakan.


Kamu bisa menggunakan beragam aplikasi online yang tersedia. Lakukan pengecekan secara berkala, baik mingguan atau bulanan. Dengan begitu kamu bisa mengeliminasi pembelanjaan yang tidak perlu dan mengalokasikan uangnya untuk hal lain yang lebih penting.


Mulai Menabung



Kalau kamu berpikir kamu punya uang untuk membeli properti, maka inilah saatnya untuk menabung. Karena harga properti umumnya cukup mahal, kamu bisa menabung untuk membayar DP terlebih dahulu. Lakukan secara disiplin dengan menyisihkan penghasilan di awal bulan.


Pakar keuangan menyarankan kamu untuk menyisihkan setidaknya 30% dari total penghasilan untuk tabungan. Kamu bisa menggunakan sistem autodebet, menyimpan ke dalam bentuk deposito, reksadana, atau menggunakan rekening yang berbeda untuk tabungan khusus membeli hunian. Setelah uangnya terkumpul, segera temukan hunian yang kamu inginkan.


Banyak orang bermimpi ingin punya rumah dan bisa menata interior apartemen sendiri. Sayangnya, tidak semua orang punya komitmen yang cukup untuk itu. Dengan 3 langkah di atas, kamu bisa mewujudkan hunian impianmu di usia muda.